Memasuki masa kegiatan belajar mengajar, ribuan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kota Kediri yang baru tiba wajib menjalani isolasi mandiri selama dua minggu. "Kedatangan santri secara bertahap dari total seluruhnya 28.000, yang hari ini kami jadwalkan datang 10 persen, sekitar 2.500 santri," kata Juru Bicara dan Ketua Pesantren Tangguh Ponpes Lirboyo Kota Kediri KH
Diaberpandangan, pendidikan pondok pesantren harus memberikan pendidikan, wawasan tentang dunia luar dengan berbagai cara untuk membekali para. Bekal itu penting agar santri saat di luar siap terjun ke masyarakat luas. Pondok pesantren tidak boleh tertinggal dengan pendidikan formal-formal, maka diadakan banyak kegiatan ekstrakulikuler yang
30B. Pondok Pesantren . 1. Pengertian pondok pesantren . Pendidikan merupakan salah satu institusi pendidikan keagamaan yang ada di Indonesia. 46 Pesantren merupakan suatu kebutuhan pokok yang dimiliki bagi tiap individu, dengan pendidikan manusia bisa merubah taraf kehidupanya menjadi lebih baik lagi. Melalui pendidikan diharapkan manusia
MediaResmi Pondok Pesantren Lirboyo. Search . Search. Beranda; Profil. Sekilas Lirboyo; Masyayikh Lirboyo. Pendiri; Biografi; Sejarah; kegiatan. Pondok Pesantren Unit Lirboyo. Pondok Pesantren Putri Al-Baqoroh. 8 Februari 2022. santri lirboyo. 10 Comments. Profil Pondok Pesantren Putri Al-Baqoroh Pesantren Al-Baqoroh (ALBA) adalah salah
LirboyoJadi Percontohan Pesantren Tangguh Covid-19. Foto: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kedua kanan) bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Muhammad Fadil Imran (kiri) dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah (kanan) menjawab pertanyaan wartawan saat kegiatan pencanangan Pesantren Tangguh di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (6/6/2020).
PondokPesantren Lirboyo mengadakan kegiatan ekstrakurikuler. Fungsinya tidak lain untuk mengembangkan bakat dan kreatifitas serta menambah wawasan santri di bidang keilmuan dan keterampilan. Lulusan Pondok Pesantren Lirboyo diharapkan tidak hanya ahli di bidang agama, namun juga menguasai berbagai bidang keilmuan dan keterampilan
. Biaya Pondok Pesantren Lirboyo – Nama Pondok Pesantren Lirboyo sebenarnya diambil dari sebuah nama desa di barat Sungai Brantas, di lembah Gunung Wilis, Kota Kediri. Dimana Pondok Pesantren Lirboyo sendiri menjadi salah satu lembaga pendidikan berbasis Islam yang sudah cukup tua di halnya PONDOK PESANTREN GONTOR, Pondok Pesantren Lirboyo juga menyelenggarakan jenjang pendidikan mulai dari tingkat SD Ibtidaiyah, SMP Tsanawiyah sampai SMA Aliyah. Menariknya lagi, pondok pesantren tersebut juga menyediakan pendidikan I’dadiyah yang berfokus dalam kajian Al Quran, Hadis, Tauhid, Fiqih dan lain Pendaftaran Pondok Pesantren Lirboyo1. Pondok2. Madrasah3. Ma’had AlyCara Pendaftaran Pondok Pesantren LirboyoBiaya Pondok Pesantren Lirboyo1. Pondok2. Madrasah3. Ma’had AlyCall Center Pondok Pesantren LirboyoKesimpulanTentunya setiap anak atau calon santri yang hendak mendaftarkan diri menjalani pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo diwajibkan memenuhi semua syarat beserta ketentuannya. Adapun salah satu syarat pendaftarannya yaitu membayar biaya administrasi atau iuran selama masa pembelajaran dari itu, sebelum mendaftarkan diri menjadi santri di Pondok Pesantren Lirboyo, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu berapa besar biayanya. Nah, untuk membantunya pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai rincian biaya Pondok Pesantren Lirboyo untuk semua jenjang Pendaftaran Pondok Pesantren LirboyoSebelum pembahasan utama mengenai rincian biaya Pondok Pesantren Lirboyo lebih lanjut, ada baiknya pahami terlebih dahulu apa saja syarat pendaftarannya. Perlu diketahui, syarat pendaftaran Ponpes Lirboyo dibedakan berdasarkan jenjang pendidikannya, diantaranya yaitu seperti berikut PondokMengisi formulir pas foto hitam putih 3×4 memakai kopiah hitam dan berbaju putih berkerah 1 lembar.Menyertakan fotokopi KK 1 lembar.Membayar biaya pendaftaran dan administrasi Pondok Pesantren semua tata tertib Pondok Pesantren MadrasahMengisi formulir foto hitam putih 3×4 berstandar ijazah berkopiah hitam, berbaju putih berkerah, rambut tidak menutup telinga 4 lembar.Menyerahkan fotokopi ijazah terakhir 1 lembar.Menyertakan fotokopi KK 2 lembar.Membayar biaya pendaftaran Pondok Pesantren dan mematuhi keputusan panitia ujian umur siswa baru I Aliyah 15 Tsanawiyah 12 Ibtidaiyah 11 Ibtidaiyah 10 Ibtidaiyah 9 Ibtidaiyah 8 Ibtidaiyah 7 Ibtidaiyah 6 Ma’had AlyMengisi formulir foto hitam putih 3×4 berpeci hitam, telinga tidak tertutup rambut serta berbaju putih berkerah 4 lembar.Menyerahkan fotokopi ijazah SMA/Sederajat 1 lembar.Menyertakan fotokopi KK 1 lembar.Batas usia minimal 18 Pendaftaran Pondok Pesantren LirboyoSaat ini pendaftaran peserta didik di Pondok Pesantren Lirboyo dapat dilakukan melalui dua cara, baik itu secara offline maupun online. Dimana pendaftaran secara offline ini dapat dilakukan oleh seluruh calon peserta didik di Kantor Himpunan Pelajar, Kantor MHM Lirboyo Kediri ataupun di Kantor Ma’had Aly Lirboyo, sesuai jenjang pendaftaran online Pondok Pesantren Lirboyo dapat dilakukan melalui situs web atau website resmi di Pastinya situs tersebut dapat diakses oleh semua orang, entah itu melalui smartphone, laptop ataupun komputer/PC asalkan memiliki koneksi jaringan mengajukan pendaftaran peserta didik baru di Pondok Pesantren Lirboyo, saran kami sebaiknya penuhi semua syarat beserta ketentuannya seperti yang sudah dijelaskan di atas. Hal ini bertujuan agar nantinya pengajuan pendaftaran calon peserta didik dapat berjalan mengetahui syarat dan cara pendaftaran Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, selanjutnya kalian juga harus mengerti berapa besar biaya pendaftaran serta administrasi per bulan ataupun per tahunnya. Umumnya besaran biaya Pondok Pesantren Lirboyo ini ditentukan berdasarkan jenjang itu, setiap jenjang pendidikan Pondok Pesantren Lirboyo juga biasanya memiliki sub biaya yang harus dibayarkan oleh setiap peserta didik. Daripada penasaran, langsung saja perhatikan baik-baik rincian biaya Pondok Pesantren Lirboyo untuk semua jenjang pendidikan di bawah PondokBiaya Pondok Pesantren Lirboyo Kediri dibedakan menjadi dua jenis, yaitu biaya atau iuran Syahriyah serta iuran non Syahriyah. Agar lebih jelasnya, berikut adalah rincian masing-masing iuran dilengkapi keterangan jenis SyahriyahPeserta didik Pondok Pesantren Lirboyo wajib membayarkan iuran bulanan sebesar Rp Namun, perlu diingat bahwa besaran biaya di atas hanya berlaku untuk Pondok Induk, sedangkan Pondok Unit menyesuaikan dengan kebijakan PembayaranBiayaKeteranganGedung Santri BaruRp Santri BaruRp Tiga TokohRp SantriRp SaranaRp & PeneranganRp ListrikRp 350/bulanKesehatanRp PembangunanRp yayasanRp 500/bulanPengembangan Pondok CabangRp Non SyahriyahSementara iuran syariah secara garis besar dibayarkan oleh semua peserta didik setiap tahun sebesar Rp Namun, jika diasumsikan atau diakumulasikan, maka peserta didik Pondok Pesantren Lirboyo perlu membayar iuran sebesar Rp per PusatRp WilayahRp Far’iyahRp HPRp DaerahRp DaerahRp HPRp BlokRp KamarRp PembangunanRp MadrasahBiaya Pondok Pesantren Lirboyo jenjang Madrasah biasanya terdiri dari beberapa elemen, yaitu pendaftaran ujian masuk sebesar Rp pangkal siswa baru Rp sumbangan pembangunan siswa baru Rp serta iuran Syahriyah. Untuk besaran iuran Syahriyah sendiri diantaranya yaitu seperti berikut PembayaranBiayaSekolahRp 500MuhafadhohRp KitabRp 600Kas MHMRp dan HaflahRp 800Penitipan SepedaRp TanahRp PembayaranBiayaSekolahRp 500MuhafadhohRp KitabRp 600Kas MHMRp dan HaflahRp 700PerpustakaanRp 500MusyawarahRp 800Penitipan SepedaRp TanahRp PembayaranBiayaSekolahRp KitabRp 600Kas MHMRp dan HaflahRp 700PerpustakaanRp 500MusyawarahRp 800Penitipan SepedaRp TanahRp PembayaranBiayaSekolahRp 500Kas MHMRp dan HaflahRp 800Penitipan SepedaRp TanahRp Ma’had AlyTerakhir yaitu ada jenjang Ma’had Aly. Dimana bagi peserta didik baru di Pondok Pesantren Lirboyo wajib membayar biaya pendaftaran ujian masuk sebesar Rp uang pangkal Rp serta pembangunan Rp Selain itu, mereka juga wajib membayar biaya administrasi lainnya seperti di bawah PembayaranBiayaKuliahRp KitabRp 600KasRp dan HaflahRp 700PerpustakaanRp 500MusyawarahRp 800Penitipan SepedaRp TanahRp Center Pondok Pesantren LirboyoDi atas sudah dijelaskan secara lengkap mengenai rincian biaya Pondok Pesantren Lirboyo untuk semua jenjang pendidikannya. Apabila masih bingung, saran kami sebaiknya tanyakan secara langsung dengan cara menghubungi customer service Ponpes Lirboyo di beberapa contact center berikut 0354 – 773608Fax 775845Facebook pondoklirboyoTwitter PonpesLirboyoInstagram pondoklirboyoKesimpulanDemikian penjelasan dari Biayatarif seputar besaran biaya Pondok Pesantren Lirboyo untuk semua jenjang pendidikannya dilengkapi dengan syarat beserta cara pendaftarannya. Semoga ulasan di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika hendak mendaftarkan diri menjadi siswa di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.
Pondok Pesantren Lirboyo didirikan pada tahun 1910 M oleh Abdul Karim yang saat ini berada di bawah pimpinan salah satu cucunya, M. Anwar Manshur. Pondok pesantren yang terletak di Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri ini berafiliasi kuat kepada organisasi Nahdlatul Ulama dengan tetap berdiri sebagai pesantren salaf, yakni pesantren yang menekankan pada kemampuan membaca dan mengkaji kitab-kitab salaf kitab kuning sebagai sarana pembelajaran sehari-hari. Pesantren ini menjadi salah satu pesantren terbesar di Indonesia dan menjadi salah satu pusat studi Islam sejak puluhan tahun sebelum kemerdekaan Indonesia. Bahkan di peristiwa-peristiwa kemerdekaan, Pesantren Lirboyo selalu terlibat dalam pergerakan perjuangan dengan mengirimkan santri-santrinya ke medan perang, seperti Pertempuran 10 November di Surabaya.[1][2] Di era teknologi, tokoh Lirboyo yang terkenal yaitu Ning Sheila[3], Ning Imaz[4], Gus Reza, Gus Ahmad Kafa[5], Ning Shofia[6].
Jakarta - Ribuan santri Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, tiba di pesantren tersebut dan langsung menjalani isolasi mandiri selama dua pekan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. "Kedatangan santri secara bertahap dari total seluruhnya yang hari ini kami jadwalkan datang 10 persen, sekitar santri," kata Juru Bicara dan Ketua Pesantren Tangguh Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri KH Abdul Mu'id Shohib di Kediri, Sabtu, 20 Juni 2020. Ia mengatakan, kebijakan untuk mengizinkan para santri kembali ke pesantren sudah dimusyawarahkan. Mereka yang masuk ke pondok merupakan santri dari Kediri dan daerah sekitarnya, seperti Tulungagung, Blitar, hingga Nganjuk, dilansir dari Antara. Intip Protokol Masjid Al Akbar Surabaya Saat Era Normal Baru Mau Berwisata di Lumajang? Ikuti Aturan Ini Semua Pasien COVID-19 di Probolinggo Sembuh, Apa Rahasianya? Sebelumnya, mereka juga sudah isolasi mandiri di rumah masing-masing selama dua pekan. Ia menambahkan para santri yang hendak kembali ke pesantren saat keberangkatan juga harus dikoordinasikan dengan organisasi alumni. Sebelum berangkat mereka akan dilakukan screening apakah santri benar melakukan isolasi mandiri atau tidak, kemudian dicek apakah daerahnya termasuk daerah yang tingkat penyebaran COVID-19 tinggi. "Kalau memang tidak dalam kondisi sehat, akan dilarang kembali ke pesantren agar memulihkan kondisinya dulu. Atau jika dari daerah yang merah, kami minta tidak kembali dulu ke pesantren. Sampai di pesantren juga kami periksa kesehatan dan beri arahan," ujar dia. Ia menambahkan, para santri saat tiba di Pesantren Lirboyo Kediri akan dimasukkan ke asrama serta dilakukan isolasi mandiri selama dua pekan. Saksikan Video Pilihan Berikut IniMenjelang masa libur Ramadhan, Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri memulangkan para santri. Pemulangan ribuan santri putra tersebut juga sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona Covid-19 yang kini terus kiai khos pendukung Gus Ipul-Puti menggelar pertemuan di Ponpes Muid, sapaan akrabnya, juga memberikan apresiasi karena dalam kegiatan ini juga dibantu dari polisi, tim medis, serta TNI. Santri saat tiba di pesantren juga harus cuci tangan dengan sabun, lalu antre satu per satu melewati bilik penyemprotan disinfektan, lalu dicek suhu tubuhnya satu per satu. Sementara itu, terkait dengan kegiatan selama isolasi mandiri akan dilakukan pengajian, istigatsah maupun olahraga, sedangkan kegiatan belajar mengajar KBM di pesantren akan dilakukan sekitar satu bulan ke depan. "Untuk kegiatan sekolah formal baru dimulai satu bulan ke depan. Jadi, tidak langsung saat ini. Kami tetap terapkan untuk kelas maksimal 30 siswa, jarak minimal 1,5 meter," kata Gus Muid yang juga anggota DPRD Kota Kediri ini. Sementara itu, Kapolres Kota Kediri AKBP Miko Indrayana mengatakan polisi ikut membantu dalam pengamanan kedatangan para santri tersebut. Direncanakan ada santri yang akan datang dan melakukan isolasi terlebih dahulu. "Namun dari santri akan isolasi sambil diobservasi kesehatannya, baik dari RS Lirboyo, RS Bhayangkara. Untuk saat ini masih persiapan terlebih dahulu sambil menunggu perkembangan. Santri yang lain akan dilaksanakan pembelajaran daring," kata Kapolresta. Dalam kegiatan ini, ada sekitar 120 personel polisi yang diperbantukan untuk pengamanan. Selain dari polisi, juga dibantu TNI. Pengamanan kegiatan kedatangan para santri itu berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu 20-21/6, membantu pengamanan kedatangan santri Lirboyo.* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Pondok Pesantren dimanapun adanya, dari zaman dahulu hingga sekarang dikenal sebagai lembaga pendidikan Agama Islam yang pada dasarnya mempunyai tujuan mendidik dan membina para santri untuk dicetak menjadi kader generasi Islam yang berakhlaqul karimah serta peduli akan perkembangan Agama Islam di tengah–tengah masyarakat. Untuk tujuan itu pondok pesantren sangat memperhatikan secara serius tentang pelajaran serta keterampilan yang disalurkan kepada para santrinya. Demikian juga dengan Pondok Pesantren Lirboyo. Meskipun lebih dikenal sebagai pesantren salaf, Pondok Pesantren Lirboyo mempunyai sistem pendidikan yang bermacam-macam, semuanya tergantung pada kebijaksanaan pengasuh dan pimpinan masing-masing unit. Di Pondok Pesantren Lirboyo, selain mengajarkan pendidikan salaf juga mengajarkan pendidikan formal, yaitu di Universitas Tribakti, Pondok Pesantren Anak-anak Ar Risalah dan HM Putra Almahrusiyah. Meskipun berbeda-beda sistem yang dijalankan dalam setiap unit, seluruhnya harus tunduk pada Badan Pembina Kesejahteraan Pondok Pesantren Lirboyo BPK-P2L. Badan ini memiliki otaritas tertinggi di lingkungan Pondok Pesantren Lirboyo. Semua kegiatan ataupun kebijakan di dalam pondok ataupun madrasah, hanya bisa direalisasikan ketika sudah mendapatkan restu dari BPK-P2L. Apabila ada problematika yang belum bisa dipecahkan dalam sebuah rapat-rapat pengurus pesantren, baik induk maupun unit, hal itu kemudian diangkat dalam rapat BPK-P2L.
PPMQ adalah salah satu unit Pondok Pesantren Lirboyo yang berada di sebelah barat dari Pondok Induk Lirboyo. Pondok Pesantren Murottilil Qur’an memadukan antara pendidikan al-Qur’an dan pendidikan diniyah. PPMQ Lirboyo lebih menitik beratkan pada metode hafalan dan membaca al-Qur’an yang baik dan benar secara tartil dengan menggunakan al-Qur’an Rosm Utsmany. Sekilas Sejarah Berdirinya Berdirinya pondok pesantren unit Lirboyo yang satu ini, tidak bisa dilepaskan dari Madrasah Murottilil Qur’an MMQ yang dirintis oleh Al-Ustadz KH. Maftuh Basthul Birri. Madrasah ini berawal sekitar tahun 1397 H./ 1977 M. yang kala itu berupa pengajian dengan sistem sorogan yang diasuh langsung oleh KH. Maftuh Basthul Birri. Karena semakin banyaknya santri yang mengaji, maka sekitar tahun 1978 M. MMQ berdiri sebagai lembaga pendidikan Pondok Pesantren Lirboyo yang khusus membidangi al-Qur’an. Santri dan Asrama Tahfizh Perdana Pada tahun 1989/1990 ada seorang santri yang berhasrat menghafalkan al-Qur’an. Oleh beliau Al Ustadz disambut dengan senang hati dan tangan terbuka. Lama kelamaan santri yang ingin menghafalkan al-Qur’an terus bertambah, sehingga demi kelancaran pengajian, maka pada tahun 1997 dibentuklah struktur kepengurusan yang khusus menangani bidang hafalan al-Qur’an. Dengan dibentuknya kepengurusan ini, maka berdirilah sebuah majelis khusus yang menjadi wadah bagi santri huffazh, yang diberi nama dengan Majelis Qiro’ah wat Tahfizh. Pembangunan asrama MQT sebagai Sijnu Yusuf bagi para calon Ahli Qur’an dimulai pada periode keempat tahun 2001. Sebelum periode itu, para santri yang menghafal al-Qur’an lebih banyak berdomisili di Pondok Induk dan unit-unit lainnya. Dengan terus bertambahnya santri yang ingin menghafalkan al-Qur’an dan perlunya optimalisasi penanganan santri tahfizh, oleh karena itu Al Ustadz dengan segenap kemampuannya mendirikan sebuah asrama dahulu dikenal dengan Gubug Huffazh yang terletak di kawasan Lirboyo bagian barat. Bangunan terdiri dari tiga lantai. Lantai pertama lantai bawah merupakan ndalem kediaman Al Ustadz. Lantai II dan III adalah asrama santri. Berdirinya Pondok Unit dan Cabang Pada tanggal 16 Juni 2002, MMQ meresmikan cabangnya di daerah Batam, lebih tepatnya di Kampung Selayang, Dormitory, Blok R, Kel. Mukakuning, Kec. Sei Beduk Batam. Seiring perkembangan zaman, MMQ Batam sekarang disebut PPMQ Cabang Batam juga telah resmi menjadi Yayasan Murottilil Qur’an Kota Batam. Seiring dengan semakin meningkatnya minat santri untuk menghafal al-Qur’an, sementara asrama yang tersedia sudah tidak mencukupi untuk menampung santri baru, kemudian muncullah ide untuk membangun asrama baru pada tahun 2004 M. Akhirnya ditemukanlah lokasi yang dianggap tepat sebagai “kawah candradimuka” para calon huffazh Qur’an, yaitu di dusun Kodran, desa Sidomulya, kec. Semen, kab. Kediri, yang bernama PPMQ Unit Kodran Putra Putri. Awal Mula Pondok Pesantren Murottilil Qur’an Sehubungan dengan disahkannya MMQ menjadi Unit PP. Lirboyo dengan nama Pondok Pesantren Murottilil Qur’an PPMQ, sebagaimana tertuang dalam TAP BPKP2L ’09 maka bertepatan tanggal 06 Juli tahun 2009 M. berdirilah Pondok Pesantren Murottilil Qur’an Lirboyo PPMQ Lirboyo sebagai lembaga yang berdiri dan berada di lingkungan Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, yang memiliki otoritas terhadap MMQ, MQT, PPMQ Unit dan Cabang yang telah eksis sebelumnya. Seiring dengan perkembangannya, 10 tahun setelah pengesahannya PPMQ Lirboyo lebih tepatnya pada tanggal 20 Januari 2019 M. karena berbagai kendala dan demi kemajuan Pondok Pesantren Murottilil Qur’an terjadilah pertemuan antara Pimpinan PPMQ Lirboyo, Pimpinan PPMQ Unit Kodran dan Pimpinan Majlis Qiro’ah Wat Tahfizh MQT. Atas pertemuan tersebut munculah keputusan yang berupa peleburan antara MQT dan PPMQ Lirboyo. Dan mulai tahun ini pula, kepengurusan yang semula dilimpahkan kepada MQT, kini diamanahkan kepada PPMQ Lirboyo. Namun demikian, peleburan ini tidak serta merta menghapus MQT. Bahkan demi melestarikan istilah MQT, Pondok Pesantren Murottilil Qur’an memberikan nama kepada lembaga yang menangani kegiatan belajar mengajar di PPMQ Lirboyo dengan nama Majlis Qiro’ah wat Tahfizh MQT. Dalam perkembangannya, MQT lebih difokuskan menjadi bagian Lembaga dari PPMQ yang menangani dan mengatur sistem pendidikan di Pondok Pesantren Murottilil Qur’an Lirboyo. Pondok Pesantren Murottilil Qur’an Kini Tahun demi tahun pun berjalan, Pondok Pesantren Murottilil Qur’an Lirboyo kian hari berkembang pesat. Sekarang, santri PPMQ telah mencapai orang. Berikut merupakan Lembaga-lembaga yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Murottilil Qur’an 1. Madrasah Murottilil Qur’an MMQ Lirboyo Kepengurusan MMQ sendiri mulai dibentuk pada tahun 1990 M. Dan mengingat kuantitas siswa yang terus bertambah, MMQ merasa perlu untuk memilah siswanya dalam beberapa tingkatan. Maka dibentuklah jenjang pendidikan dengan tingkatan Ibtida’iyah, Tsanawiyyah, ’Aliyah. Setiap tahun, Madrasah Murottilil Qur’an MMQ terus melakukan perkembangan. MMQ yang saat ini 2021/2022 diikuti oleh siswa dipimpin oleh Ustadz M. Muchlisin dari Kediri, Madrasah ini mempunyai empat jenjang tingkatan. Pertama, tingkat I’dadiyah, dapat ditempuh selama setengah tahun dengan materi; buku Turutan A,Ba,Ta Jet Tempur, mempelajari dan membaca mulai surat Al-A’la s/d surat An-Nas. Kedua, tingkat Ibtidaiyah, dapat ditempuh selama setengah tahun dengan materi; buku Persiapan Membaca Al-Qur’an, Bonus Agung Yang Terlupakan, mempelajari dan menghafal mulai surat Al-A’la s/d surat An-Nas. Ketiga, tingkat Tsanawiyyah, dapat ditempuh selama setengah tahun dengan materi buku Standar Tajwid Fathul Mannan, Manaqibul Auliyail Khomsin, mempelajari dan menghafal mulai surat Al-A’la s/d surat An-Nas, surat Yasin, surat Al-Waqi’ah, dan bacaan-bacaan ghorib. Keempat, tingkat Aliyah, dapat ditempuh selama satu tahun setengah dengan materi; buku Mari Memakai Rosm Utsmaniy dan Tajwid Jazariyyah, sorogan Al-Qur’an juz 1 – juz 30 dan menghafal qishoris shuwar dan surat-surat penting. 2. Majlis Qiro’ah Wat Tahfizh MQT PPMQ Lirboyo MQT adalah lembaga yang menangani kegiatan belajar mengajar di Pondok Pesantren Murottilil Qur’an Lirboyo. MQT menjadi garda terdepan Pesantren Murottilil Qur’an Lirboyo dalam membentuk karakter santri yang berkualitas. Khususnya dalam segi hafalan Al-Qur’an dan pola hidup sehari-hari. Akan tetapi siswa MQT selain diharuskan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di PPMQ Lirboyo, Siswa MQT pun wajib mengikuti kegiatan belajar di Madrasah Hidayatul Mubtadiin MHM Lirboyo. Adapun MQT saat ini 2021/2022 dipimpin oleh Bpk. M. Nur Fauzi dari Semarang, dengan jumlah siswa sebanyak 107 siswa. Kegiatan di MQT terbagi menjadi tiga, harian, mingguan dan tahunan. Kegiatan Harian, meliputi; Qiyamullail, mengaji setor hafalan, pengajian Qiro’at Sab’ah, murottalan bersama, takror hafalan, dan wajib tadarus. Kegiatan Mingguan, meliputi; Jam’iyyah malam Jum’at, sema’an al-Qur’an hari Jum’at Jum’at ceria, ziaroh Jum’at pagi, dan musyawaroh kitab Jurumiyyah & Sullamut Taufiq. Kegiatan Bulanan, meliputi; sema’an Haul Masyayikh dan lalaran Jazariyah. Adapun jenjang pendidikan yang ada di MQT meliputi; Marhalah I’dadiyah materi hafalan juz amma dan surat-surat penting dan buku Persiapan Membaca Al-Qur’an. Marhalah Ula materi hafalan juz 1-10 dan buku Tajwid Jazariyyah. Marhalah Tsaniyah materi hafalan juz 11-20 dan buku Tajwid Jazariyyah. Marhalah Tsalitsah materi hafalan juz 21-30 dan buku Tajwid Jazariyyah. Tingkat Sab’atul Qiro’ah bagi santri yang memiliki hafalan 20 Juz. 3. PPMQ Unit Putra Putri Kodran Semen Kediri Pada tahun 2004 dibangunlah bangunan baru yaitu Pondok Pesantren Murottilil Qur’an Putra-Putri di dusun Sidomulyo, desa Kodran, kec. Semen, Kediri, yang berjarak kurang lebih 3 km dari PPMQ Lirboyo. Adapun untuk santri putra putri yang berada di PPMQ Unit Kodran saat ini 2021/2022 mencapai 580 santri putra dan 439 santri putri. Kegiatan dan jenjang pendidikan yang ada di PPMQ Unit Kodran sama dengan yang ada di MQT PPMQ Lirboyo. Pada mulanya, PPMQ Kodran adalah pesantren yang fokus pada pengajian al-Qur’an. Akan tetapi pada akhir-akhir ini, PPMQ Kodran telah memiliki Madrasah Diniyyah yang bernama MDMQ Madrasah Diniyyah Murottilil Qur’an dengan tenaga pengajar yang rata-rata lulusan Madrasah Hidayatul Mubtadiin MHM Lirboyo. Jenjang pendidikan yang berada di MDMQ adalah Tingkat Ibtida’iyah dan Tsanawiyah. Adapun kegiatan MDMQ digelar setiap hari mulai pukul WIs. Untuk saat ini, siswa MDMQ Kodran putra berjumlah 395 siswa dan siswi MDMQ Kodran putri berjumlah 348 siswi. 4. Yayasan Murottilil Qur’an Kota Batam Bermula dengan diresmikannya MMQ cabang Batam pada tanggal 16 Juni 2002, saat ini MMQ Batam sekarang disebut PPMQ Cabang Batam juga telah resmi menjadi Yayasan Murottilil Qur’an Kota Batam. Yayasan Murottilil Qur’an Kota Batam MMQ Cabang Batam, saat ini dipimpin oleh Ustadz Imam Hasan Asy’ari dari Kendal. Beliau adalah salah satu dari tiga Ustadz yang pertama kali diutus langsung oleh beliau Al Ustadz KH. Maftuh Basthul Birri ke MMQ Batam. Pada saat itu, beliau diutus ke Batam bersama Ustadz Miftahul Huda dari Blitar dan Ustadz Agus Mukhlis dari Trenggalek. Adapun Lembaga-lembaga yang berada dalam naungan Yayasan Murottilil Qur’an Kota Batam meliputi ; MMQ Jet Tempur; PPMQ Jet Tempur 1 Kampung Selayang; PPMQ Jet Tempur 2 Kampung Bagan; TPQ Jet Tempur; TK Jet Tempur; SDIT Sekolah Dasar Islam Terpadu Jet Tempur. Hingga saat ini, jumlah keseluruhan santri/siswa yang berada di Yayasan Murottilil Qur’an Kota Batam berjumlah 231 santri. DOWNLOAD BROSUR PPMQ LIRBOYO & KODRANInformasi lebih lanjut tentang Pon. Pes. Murottilil Qur’an Lirboyo, bisa dilihat di sini. Data Statistik Santri Untuk data santri Pondok Pesantren Murottilil Qur’an adalah dari jumlah santri PPMQ Lirboyo, PPMQ Kodran dan PPMQ Jet Tempur Batam yaitu sebanyak santri. Tidak memasukkan Santri nduduk gubughuffazh & Siswa MMQ. Fasilitas PPMQ Jadwal Kegiatan PPMQ Harian Siswa Ibtidaiyah & Tsanawiyah MHM 2. Siswa Aliyah MHM & Maha Santri Ma’had Aly Mingguan Bulanan Galeri PPMQ Untuk mengetahui selengkapnya tentang PPMQ, bisa dilihat di siniJangan lupa juga untuk ikuti intsagram PPMQ 10
kegiatan pondok pesantren lirboyo