KerajaanSamudra Pasai adalah kerajaan pertama di Indonesia. Saat itu Samudra Pasai menjadi pusat perdagangan dan persinggahan dari berbagai negara. Peranan Pasai kemudian menurun setelah berkembangnya pelabuhan Malaka dan juga menjadi pusat dakwah penyebaran Islam di Nusantara, perkembangan Islam di Nusantara. Malakamenjadi pusat pertumbuhan agama islam di Nusantara karena? Para pedagang arab dan gujarat yang singgah di selat malaka menyiarkan islam; Malaka sudah menjadi pusat perkembangan islam; Banyak orang indonesia yang berkunjung ke malaka untuk belajar agam islam; Pedagang arab dan gujarat sambil berdagang mendirikan masjid di Malaka jawabanIklanIklanLinggarthaaLinggarthaaKarena pada awalnya Malaka merupakan pusat utama perdagangan rempah2 Nusa TenggaraIklanIklanNAzizah1NAzizah1Karena malaka Malakamenjadi pusat pertumbuhan agama Islam di Nusantara karenaanswer choices A. Para pedagang Arab dan Gujarat yang singgah di Selat Malaka menyiarkan agama Islam B. Malaka sejak dahulu sudah menjadi pusat pengembangan agama Islam di Asia Tenggara C. Banyak orang Indonesia yang berkunjung ke Malaka untuk belajar tentang agama Islam Islammasuk ke Nusantara, bukan dengan peperangan ataupun penjajahan. Islam berkembang dan tersebar di Indonesia justru dengan cara damai dan persuasif berkat kegigihan para ulama. Karena memang para ulama berpegang teguh pada prinsip yaitu "Tidak ada paksaan dalam agama" (Q.S. al-Baqarah ayat 256).Adapun cara masuknya Islam di Nusantara Bacajuga: Jaringan Keilmuan di Nusantara. Proses pendidikan sebagian berlangsung di kerajaan. Perpustakaan sudah tersedia di istana dan berfungsi sebagai pusat penyalinan kitab-kitab dan penerjemahan dari bahasa Arab ke bahasa Melayu. Karena perhatian kerajaan terhadap pendidikan Islam tinggi, banyak ulama mancanegara datang ke Malaka, seperti . Mahasiswa/Alumni Universitas Serambi Mekkah15 Februari 2022 1526Hallo Ahmad W, Jawaban "A". Pembahasan Malaka menjadi sebuah tempat transit yang bisa menyebarkan dan mengembangkan Islam dengan cepatnya. Malaka merupakan pusat perdagangan karena letaknya yang sangat srategis sehingga banyak pedagang yang berlabuh di Malaka. Beberapa pedagang tersebut adalah pedagang yang berasal dari Arab dan Gujarat yang singgah di selat Malaka. Mereka selain singgah, ternyata juga ikut menyebarkan Agama Islam di Malaka. Akibatnya pertumbuhan agama Islam di malaka menjadi berkembang pesat dan malah menjadi pusat pertumbahan agama Islam. Hal ini berdampak ke Nusantara, yang mana penyebaran Islam dari wilayah Malaka ini juga akan menyebar ke wilayah Nusantara. Jadi, Malaka menjadi pusat pertumbuhan agama Islam di Nusantara karena para pedagang arab dan gujarat yang singgah di selat malaka menyiarkan islam. Semoga Jawaban Membantu Mahasiswa/Alumni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang04 Agustus 2022 0310Jawaban yang benar adalah, Para pedagang Arab dan Gujarat yang singgah di selat Malaka untuk menyiarkan agama Islam. Pada zaman dahulu Malaka merupakan pusat perdagangan karena letaknya yang strategis sehingga banyak pedagang yang berlabuh di Malaka. Pedagang tersebut ada yang berasal dari Arab dan Gujarat, lalu ikut menyebarkan agama Islam di Malaka. Pertumbuhan agama Islam di malaka menjadi berkembang pesat hingga menjadi pusat pertumbuhan agama Islam. Selain itu raja Malaka juga ikut memeluk agama Islam sehingga saudagar muslim semakin ramai untuk singgah di Malaka. Jadi, Malaka menjadi pusat pertumbuhan agama Islam di nusantara karena para pedagang Arab dan Gujarat yang singgah di selat Malaka untuk menyiarkan agama Islam. Laporan Linda Mandasari RIAUONLINE, PEKANBARU-Islam mulai dikenal saat kehadiran individu dari Arab atau dari penduduk asli itu sendiri yang telah memeluk agama Islam. Dengan segala usaha mereka, Islam tersebar secara perlahan-lahan. Upaya penyebaran agama Islam mulai dilakukan secara besar-besaran ketika kegiatan dakwah telah memiliki orang-orang yang khusus dalam penyebarannya, seperti para Kiai atau ustadz. Setelah fase itu kerajaan-kerajaan Islam mulai terbentuk. Saat ini Riau Online akan membahas mengenai Portal Islam, Perkembangan Islam di Indonesia pada masa kerajaan, simak ulasannya berikut ini. Kerajaan Malaka 803-917 H/1400-1511M Peranan Malaka sebagai jalan lalu lintas bagi pedagang-pedagang asing yang masuk dan keluar pelabuhan Indonesia, dengan begitu Malaka dikenal sebagai pintu gerbang Nusantara. Geografis Malaka sangat menguntungkan sehingga membuat Malaka menjadi kerajaan yang berpengaruh atas daerahnya. Setelah Malaka menjadi kerajaan Islam, mubaligh, para pedagang dan guru sufi dari negeri timur tengah maupun India semakin ramai mendatangi kota bandar Malaka. Dari sinilah Islam dibawa ke semenanjung seperti Paham, Perlak dan Johor. Malaka memerlukan bahan bahan pangan dari Jawa, dengan demikian kerajaan Malaka menjalin hubungan yang baik dengan Jawa, guna memenuhi kebutuhan kerajaannya sendiri persediaan dalam bidang pangan dan rempah-rempah harus selalu cukup untuk melayani semua pedagang-pedagang. Malaka juga menjalin hubungan dengan Pasai, pedagang-pedagang Pasai membawa lada ke pasaran Malaka. Dengan kedatangan pedagang Jawa dan Pasai, maka perdagangan di Malaka menjadi ramai dan lebih berarti bagi para pedagang Cina. Malaka maju dalam bidang keagamaan dan ekonomi, banyak alim ulama datang dan ikut mengembangkan agama Islam di kota ini, dibalik itu penguasa belum memeluk agama Islam namun pada abad ke-15 mereka telah mengizinkan agama Islam berkembang di Malaka. Penguasa dan penganut agama Islam diberi hak-hak istimewa bahkan penguasa membuatkan bangunan masjid. Kesultanan Malaka memiliki pengaruh di daerah Sumatera dan sekitarnya dengan mempengaruhi daerah-daerah tersebut untuk masuk Islam seperti India giri, Siak dan Rokan Kampar. Kesultanan Malaka merupakan pusat perdagangan internasional antara timur dan barat, dengan begitu kerajaan di nusantara menjadi tumbuh dan berkembang karena jalur selat Malaka tidak digunakan lagi oleh pedagang muslim sebab telah diduduki oleh Portugis. Kerajaan Aceh 920-1322 H-1904 M Portal Islam, Perkembangan Islam di Indonesia pada masa kerajaan selanjutnya adalah Kerajaan Aceh. Aceh mulai memegang peranan penting di bagian utara pulau Sumatera pada abad ke-16. Dari sebelah utara hingga sebelah Selatan di daerah Indrapura pengaruh Aceh sangat meluas di daerah tersebut. Yang menjadi pendiri kerajaan Aceh adalah Sultan Ibrahim. Aceh menerima Islam dari Pasai yang saat ini menjadi bagian wilayah Aceh dan pergantian agama. Kerajaan Aceh letaknya di daerah yang sekarang dikenal dengan kabupaten Aceh besar yang merupakan ibu kota Aceh. Aceh mengalami kemajuan ketika saudagar saudagar muslim yang sebelumnya dagang di Malaka kemudian memindahkan perdagangannya ke Aceh. Di bawah kekuasaan Ibrahim, kerajaan Aceh mulai melebarkan kekuasaannya ke daerah-daerah sekitarnya. Operasi-operasi militer pun diadakan untuk tujuan ekonomi, agama dan politik. Puncak kejayaan kerajaan Aceh pada saat diperintahkan oleh Iskandar muda, ia mampu menyatukan kembali wilayah yang telah memisahkan diri dari Aceh ke bawah kekuasaannya kembali. Aceh telah menguasai seluruh pelabuhan di pesisir timur dan barat Sumatera. Di masa pemerintahannya Sultan Iskandar muda tidak bergantung kepada Turki Usmani, untuk mengalahkan Portugis Sultan kemudian bekerja sama dengan Belanda dan Inggris. Kerajaan Demak 918-960H/1512-1552 M Wali songo merupakan penyebar agama Islam di Jawa. Mereka berkuasa dalam aspek keagamaan, pemerintahan dan politik. Para wali menjadikan Demak sebagai pusat penyebaran Islam dan sekaligus menjadikannya sebagai kerajaan Islam yang menunjuk Raden Patah sebagai Rajanya. Kerajaan ini berlangsung kira-kira abad ke-15 dan abad 16 M. Kerajaan Demak merupakan salah satu kerajaan yang bercorak Islam kemudian berkembang di pantai utara pulau Jawa. Sebelum berkuasa penuh atas Demak, Demak masih menjadi daerah Majapahit. Perkembangan dan kemajuan Islam di pulau Jawa ini bersamaan dengan melemahnya posisi Raja Majapahit. Dengan hal ini telah memberi peluang kepada raja-raja Islam pesisir untuk membangun pusat-pusat kekuasaan yang independen di bawah bimbingan spiritual Sunan Kudus. Demak akhirnya berhasil menggantikan Majapahit sebagai peraturan pusat dan menempatkan pengaruhnya di pesisir utara Jawa barat itu tidak dapat dipisahkan dari tujuan yang bersifat politik dan ekonomi. Sekian informasi mengenai Portal Islam, Perkembangan Islam di Indonesia pada masa kerajaan. Semoga informasi yang telah Riau Online berikan bermanfaat bagi pembaca - Sejarah mencatat, Kesultanan Malaka 1396-1400 Masehi merupakan kerajaan bercorak Islam yang terletak di Semenanjung Malaya dengan ibu kotanya di Melaka kini wilayah Malaysia. Raja pertama Kerajaan Malaka adalah Sultan Iskandar Syah alias Parameswara. Parameswara merupakan pangeran Kerajaan Sriwijaya yang melarikan diri ke pesisir Selat Malaka akibat serangan Majapahit. Ia kemudian mendirikan Kerajaan Malaka dan masuk pemerintahan dan wilayah kekuasaan Kesultanan Malaka meliputi Semenanjung Malaya dan sebagian Sumatera, termasuk Riau dan Kepulauan Riau. Kesultanan Malaka mencapai puncak kejayaan pada era Sultan Mansyur Syah 1458-1477 M. Kala itu, Kesultanan Malaka menjadi pusat perdagangan dan penyebaran agama Islam di Asia Tenggara dan sempat mengalami periode yang sama dengan Kesultanan Samudera Pasai di Aceh, kerajaan Islam pertama di juga Sejarah Kerajaan Samudera Pasai Pendiri, Masa Jaya, & Peninggalan Sejarah Penyebab Keruntuhan Kerajaan Samudera Pasai Kerajaan Malaka Sejarah, Pendiri, Letak, & Masa Jaya Kesultanan Dikutip dari Yuanzhi Kong dalam Muslim Tionghoa Cheng Ho Misteri Perjalanan Muhibah di Nusantara 2000, adat-istiadat Malaka dengan Pasai mempunyai kemiripan. Kawasan milik dua kerajaan tersebut juga menjadi tempat permukiman komunitas muslim di Selat Kesultanan Malaka terjadi pada masa pemerintahan Sultan Mahmud Syah 1488-1511 M. Pada 1511 M, armada Portugis yang dipimpin Alfonso de Albuquerque menyerang Malaka. Sultan Mahmud Syah kemudian melarikan diri ke Bintan, Kepulauan Malaka dan kerajaan lanjutannya mewariskan peninggalan berupa bangunan juga karya sastra seperti masjid, benteng, Kitab Bustanussalatin, kisah Hang Tuah, Hikayat Raja-raja Malaka, Syair Abdul Muluk, Syair Perahu, Syair Si Burung Pingai. dan juga Sejarah Kerajaan Aceh Sebab Runtuhnya Kesultanan & Silsilah Raja Kejamnya Sultan Samudera Pasai dan Serbuan Majapahit Kesultanan Aceh Sejarah Masa Kejayaan dan Peninggalan Runtuhnya Kesultanan Malaka Kesultanan Malaka mencapai puncak kejayaan pada masa Sultan Mansyur Syah 1458-1477 M. Pada masa pemerintahannya, Malaka berhasil menjadi pusat perdagangan dan penyebaran agama Islam di Asia Tenggara. Sultan Mansyur Syah memperluas wilayah kekuasaan Kesultanan Malaka, baik di Semenanjung Malaka maupun di sejumlah wilayah dari buku Sejarah Indonesia oleh Mariana 20209, Sultan Mansyur Syah membawa Kesultanan Malaka menguasai Kedah, Pahang, Kampar, Siak, Indragiri, dan Malaka menjadi pusat perdagangan dan penyebaran agama Islam di Asia Tenggara. Sedangkan, kekuasaannya meliputi Semenanjung Malaka dan Sumatera juga Tahun Berapa Sejarah Kerajaan Majapahit Berdiri & Terletak di Mana? Sejarah Majapahit Corak Agama Kerajaan, Toleransi, & Peninggalan Sejarah Hidup Gajah Mada, Mahapatih Majapahit, & Sumpah Palapa Selain merajut kekerabatan dengan Kesultanan Samudera Pasai, Kesultanan Malaka juga sempat berhubungan dengan Kerajaan Majapahit, kemaharajaan bercorak Hindu-Buddha di Jawa dan terbesar di masa pemerintahan Sultan Alaudin Syah 1477-1488 M, tanda-tanda kemunduran Kesultanan Malaka mulai terlihat. Banyak terjadi pemberontakan dari negeri-negeri bawahan. Keruntuhan Kesultanan Malaka terjadi pada era Sultan Mahmud Syah 1488-1511 M. Bangsa Portugal di bawah pimpinan Alfonso de Albuquerque menyerang Malaka pada 10 Agustus 1511. Tanggal 24 Agustus 1511, Malaka jatuh ke tangan Mahmud Syah kemudian melarikan diri ke Bintan. Tanggal 23 Oktober 1526, Bintan dihancurkan Portugis dan Sultan Mahmud melarikan diri ke Kampar. Dua tahun kemudian Sultan Mahmud juga Sejarah Perang Aceh Kapan, Penyebab, Proses, Tokoh, & Akhir Sejarah Kesultanan Bima Peninggalan Kerajaan & Silsilah Raja-raja Kronologi Sejarah Perang Padri Tokoh, Latar Belakang, & Akhir Silsilah Raja-Sultan Malaka 1396-1414 Masehi Sultan Iskandar Syah atau Parameswara 1414-1424 Masehi Sultan Muhammad Iskandar Syah 1424-1458 Masehi Sultan Mudzafat Syah 1458-1477 Masehi Sultan Mansyur Syah 1477-1488 Masehi Sultan Alaudin Syah 1488-1511 Masehi Sultan Mahmud Syah Baca juga Hasil Kebudayaan Pacitan Sejarah, Ciri-ciri, Contoh, & Persebaran Pertempuran Medan Area Sejarah, Kronologi, & Akhir Perang Sejarah Kerajaan Tulang Bawang Letak, Prasasti, & Faktor Sriwijaya - Sosial Budaya Kontributor Syamsul Dwi MaarifPenulis Syamsul Dwi MaarifEditor Iswara N Raditya 1. Anthony H. Johns mengatakan bahwa proses Islamisasi dilakukan oleh para musafir dari Mekkah yang datang ke Kepulauan Indonesia. Teori serupa juga diungkapkan oleh... . A. Hoesein Djajaningrat yang mengatakan bahwa Islam berasal dari tanah kelahirannya. B. Snouck Hurgronye yang didasarkan pada batu nisan Sultan Malik Al-Saleh. C. Buya Hamka Haji Abdul Malik Karim Amrullah yang mengatakan bahwa Islam masuk berasal dari Arab sejak abad ke-7. D. Moquetta yang didasarkan batu nisan di Pasai dan di Gresik E. Hoesein Djajaningrat yang didasarkan pada tradisi tabot. 2. Bukti yang menguatkan teori masuknya Islam ke Kepulauan Indonesia yang mengatakan bahwa Islam masuk ke Kepulauan Indonesia berasal dari Gujarat sekitar abad ke 13 M atau abad ke- 7 H adalah... . A. Batu nisan di Pasai Aceh dan makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik, Jawa Timur memiliki bentuk yang sama dengan batu nisan yang terdapat di Kambay, Gujarat. B. Adanya tradisi merayakan 10 Muharram C. Adanya tradisi asyuro D. Didasarkan pada kesamaan budaya di Gujarat dengan di Nusantara E. Adanya tradisi Tabot di Sumatra barat 3. Malaka menjadi pusat pertumbuhan agama Islam di Nusantara karena . . . . A. Para pedagang Arab dan Gujarat yang singgah di Selat Malaka menyiarkan agama Islam B. Malaka sejak dahulu sudah menjadi pusat pengembangan agama Islam di Asia Tenggara C. Banyak orang Indonesia yang berkunjung ke Malaka untuk belajar tentang agama Islam D. Para pedagang Arab dan Gujarat sambil berdagang mendirikan masjid di Malaka E. Malaka merupakan kota suci umat Islam 4. Perhatikan pernyataan berikut ini. “Pada umumnya, kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara dapat dikatakan sebagai kerajaan Maritim, karena pusat-pusat kekuasaannya berada di kota-kota pelabuhan. Pusat-usat kekuasaan di kota-kota pelabuhan mempunyai peranan penting dalam mengembangkan ekonomi kerajaan, karena ia juga berfungsi sebagai pasar.” Taufik Abdullah, dkk 1991 112 Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pada masa kerajaan-kerajaan Islam ... . A. Telah terbentuk suatu jaringan ekonomi Islam di kepulauan Indonesia B. Ibukota-ibukota kerajaan dibangun jauh dari pelabuhan agar aman C. Pengembangan kegiatan ekonomi difokuskan pada pertanian padi D. Kota-kota pelabuhan menjadi sarana penyebaran agama Islam E. Raja mengutamakan pendirian pasar di wilayah kerajaannya 5. Islam menjadi salah satu faktor penting dalam proses integrasi bangsa Indonesia pada abad ke-16 abad ke 19 Karena ... . A. Kerajaan-kerajaan Islam di nusantara menyusun peraturan hukum. B. Penyebaran Islam dilakukan oleh para pegawai istana secara paksa. C. Islam mengajarkan bahwa semua penganut Islam adalah saudara. D. Kegiatan keagamaan Islam harus selalu dilakukan bersama-sama. E. Penganut Islam tersebar di seluruh wilayah Indonesia/nusantara 6. Pada masa kekuasaan Sultan Agung, kerajaan Mataram mengalami masa keemasan terutama bidang budaya. Sultan Agung disebut sebagai budayawan, karena… A. Sultan Agung memadukan unsur-unsur budaya Islam dengan budaya Hindu-Budha B. Sultan Agung adalah seorang penatagama C. Sultan Agug menyelenggarakan perayaan sekaten untuk memperingati kelahiran NAbi Muhammad, SAW. D. Sultan Agung memadukan unsur-unsur budaya lokal dengan budaya barat. E. Sultan Agung menerapkan kehidupan masyarakat yang bersifat feodal. 7. Pasca perjajian Giyanti, kerajaan Mataram akhirnya dibebagi menjadi dua bagian yaitu Surakarta dan Yogyakarta, Raja pertama kesultanan yogyakarta yang bergelar Hamengku Buwono I adalah.... A. Kertabumi B. Pakubuwono C. Mangkubumi D. Trunojoyo E. Raden Mas Said 8. Dalam rangka merintis penjelajahan Samudra Portugis dan Spayol akhirnya membagi rute palayaran mereka ke dua arah yang berbeda, Spanyol ke Barat dan Portugis ke Timur hingga akhirnya mereka bertemu di Perariaran sekitar Maluku dan Filipina. Perjanjian yang mengatur tentang pembagian rute tersebut dinamakan perjanjian.... A. Tordesilas B. Bongaya C. Saragosa D. Tuntang E. Convention of London 9. Perhatikan beberapa nama kerajaan Islam berikut ini dengan seksama! Kerajaan Banjar Kerajaan Samudra Pasai. Kerajaan Mataram Islam Kerajaan Demak Dari data tersebut yang termasuk kerajaan bercorak agraris adalah… . A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 3 D. 2 dan 4 E. 3 dan 5 10. Kehadiran Portugis di Malaka mengusik kepentingan Demak. Secara bertahap Demak mempersiapkan kedatangan Portugis dengan memperkuat pertahanan di pesisir, seperti Cirebon dan Banten. Upaya yang dilakukan kesultanan Demak untuk menghalau portugis di Sunda Kelapa adalah dengan... . A. Memperkuat armada laut B. Menyerang Portugis di Malaka C. Menguasai wilayah Sumatera D. Menambah jumlah pasukan di pelabuhan E. Mengutus Fatahilah dan pasukannya ke Sunda kelapa 11. Perhatikan pernyataan-pernyataan di bawah ini Pelopor penyebaran Islam di pulau jawa dan Indonesia pada umumnya Meskipun merupakan negara Islam, kehidupan masyarakatnya tetap bersifat Feodal Dua kali dikunjungi oleh Ibnu Batutah 1304-1368 seorang musafir dari maroko Bersekutu dengan Dinasti Ming dari Tiongkok dalam rangka menghadapi serangan kerajaan Siam Untuk kepentingan perdagangan, sudah kenal mata uang emas yang disebut dengan Deureuham dirham Pernyataan yang mengacu pada kesultanan Samudra Pasai ditunjukan nomor.... A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 3 D. 3 dan 5 E. 4 dan 5 12. Wujud akulturasi dalam seni sastra yang berbentuk dongeng yang berpangkal dari peristiwa/ tokoh sejarah di sebut dengan…. A. Suluk B. Babad C. Primbon D. Syair E. Hikayat 13. Pengaruh masuknya agama Islam terhadap kebudayaan bangsa Indonesia dapat dilihat dari A. Masih adanya sesaji dalam Iingkungan masyarakat Islam B. Lestarinya sifat keterbukaan dalam masya-rakat Islam C. Permainan wayang yang disisipi tentang Layang Kalimasodo D. Masih terdapat susunan kekerabatan dalam masyarakat E. Penggunaan masjid untuk ibadah salat 14. Perhatikan hal-hal di bawah ini! Menyucikan mayat. Mengubur mayat. Membacakan zikir pada hari peringatannya. Memberikan nisan di kuburnya. Menyelenggarakan tahlil selama tujuh hari setelah kematiannya Melakukan ziarah dan selamatan. Manakah yang merupakan pengaruh tradisi lokal A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 4 D. 2 dan 5 E. 5 dan 6 15. Masyarakat Indonesia sangat lekat dengan budaya setempat, meskipun berbagai pengaruh telah masuk ke Nusantara namun unsur budaya asli tidak hilang. Bentuk akulturasi antara budaya lokal, Hindu Buddha dan Islam dalam seni bangunan dibuktikan dengan … A. Bentuk atap tumpang yang ada pada bangunan menara masjid Kudus dan masjid Agung Banten. B. Masjid yang berbentuk Klenteng yang ada di sekitar perkampungan Cina di Nusantara. C. Bentuk masjid seperti masjid Baiturrahman di Aceh yang berdiri kokoh dan megah D. Bentuk bangunan pada makam raja di kerajaan kerajaan Hindu Buddha di Nusantara E. Bentuk Relief pada dinding Makam raja-raja Islam di istana kerajaan yang ada di Nusantara 16. Akulturasi budaya Islam dengan budaya Jawa terjadi pada Kerajaan Mataram dalam bentuk ..... A. Penggunaan pakaian adat B. Pembuatan banguan mesjid C. Penetapan kalender Jawa D. Perayaan Hari Raya Idul Adha E. Penyusunan Kitab Gending 17. Bukti-bukti yang menunjukkan adanya proses akulturasi kebudayaan Indonesia asli dengan kebudayaan Islam adalah.... A. Penguburan mayat dengan menghadap ke kiblat B. Pemukulan alat beduk Sunda sebelum Melaksanakan sembahyang lima waktu C. Pembuatan peti mayat D. Perayaan Sekaten di daerah Yogyakarta dan Surakarta E. Dikumandangkannya azan sebelum salat 18. Motivasi kedatangan bangsa Eropa, terutama Spanyol dan Portugis ke Dunia Timur dapat diungkapkan melalui slogan berikut ini ... A. Vini, Vidi Vici B. Liberti,Egalite, fraternite C. Gol, Glory, Gospel D. Mare Nostrum E. Devide at Impera 19. Perjanjian Saragossa tanggal 22 April 1529 diadakan antara Portugis dan Spanyol untuk mencegah persaingan agar tidak terjadi perang besar. Salah satu isi dari perjanjian Saragosa adalah ... A. Spanyol tetap melakukan aktivitas perdagangan di Maluku B. Spanyol harus meninggalkan Maluku dan memusatkan kegiatannya di Filipina C. Portugis dan Spanyol harus mematuhi hak monopoli masing- masing D. Portugis memiliki hak penuh untuk membuat peraturan monopoli perdagangan E. Portugis memilki kekuasaan yang lebih luas dibandingkan Spanyol. 20. Perhatikan keterangan dibawah ini ! Mempertahankan pulau Jawa agar tidak jatuh ketangan Inggris Memperbaiki keadaan tanah jajahan Indonesia Keterangan di atas merupakan tugas Gubernur Jenderal Belanda di Indonesia yang di emban oleh ... ​​​​​​​ A. Van den Bosch B. Thomas Stamford Raffles C. Pieter Both D. Jan Pieterzoon Coen E. Herman Willem Daendels 21. Perhatikan data berikut ! Rakyat yang memiliki tanah tetap harus bekerja melebihi waktu yang ditentukan Jatah tanah untuk tanaman yang berkualitas ekspor melebihi seperlima dari tanah garapan . Lahan yang disediakan untuk tanaman wajib tidak dikenal pajak Setiap kelebihan hasil panen tidak dikembalikan lagi kepada petani Kegagalan panen tanaman wajib tetap menjadi tanggung jawab rakyat Penyimpangan- penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan sitem tanam paksa ditunjukkan oleh nomor ... ​​​​​ A. 1, 2 dan 3 B. 1, 3 dan 5 C. 2, 3 dan 4 D. 2, 4 dan 5 E. 3, 4 dan 5 22. Kebijakan VOC menebang kelebihan jumlah tanaman agar produksinya tidak berlebihan sehingga harga tetap dapat dipertahankan lazim disebut kebijakan ... A. Monopoli B. Pelayaran hongi C. Ekstripasi D. Sewa tanah E. Konsultasi 23. Perlawanan dahsyat rakyat Maluku baru muncul pada permulaan abad XIX dibawah pimpinan Thomas Matulessi lebih dikenal dengan nama Pattimura . Latar belakang terjadinya Perang Pattimura adalah ... A. Campur tangan Belanda dalam pemerintahan Maluku B. Rakyat menentang penyebarab agama kristen C. Rakyat menolak pemberlakuan penyerahan wajib D. Belanda melaksanakan politik monopoli E. Rakyat tidak menyukai tingkah laku Belanda 24. Perhatikan keterangan dibawah ini ! Irigasi atau pengairan memperbaiki pengairan Emigrasi atau pemindahan penduduk atau transmigrasi Edukasi atau pendidikan memajukan pendidikan . Gagasan diatas merupakan usaha untuk memperbaiki nasib bangsa Indonesia .Gagasan tersebut dikemukakan oleh ... ​​​​​ A. Een Eresschuid B. Multatuli C. Baron Van Hovel D. Eduard Dpwes Dekker E. Van Deventer 25. Indische Partij IP didirikan di Bandung pada tanggal 25 Desember 1912 oleh tiga yang termasuk tiga serangkai adalah ... A. Dowes Dekker, dr. Cipto Mangunkusumo, Gunawan Mangunkusumo B. Dr. Cipto Mangunkusumo, Suwardi Suryaningrat, Suryapranoto C. Dowes Dekker, dr. Cipto Mangunkusumo, Suryapranoto D. Dowes Dekker, dr. Cipto Mangunkusumo, Suwardi Suryaningrat E. Suwardi Suryaningrat, Gunawan Mangunkusumo, dr. Cipto Mangunkusumo

malaka menjadi pusat pertumbuhan agama islam di nusantara karena